Hidup
ini indah kalau kita memilih keindahan. Keindahan mampu mengatasi
kesulitan. Keindahan ada pada mereka yang melakukan kebaikan.
Kebaikan tidak mengenal kadaluarsa atau batas waktu. Sekecil apapun kebaikan yang dilakukan, mampu meruntuhkan kesalahan yang pernah diperbuatnya.
Usia kebaikan tidak akan pernah berhenti. Kebaikan membuat nama seseorang tetap dielu-elukan, walau ia telah menghadap Sang Pencipta.
Reputasi dan Kredibilitas
Kebaikan adalah rencana baik. Sedangkan nama baik adalah tindakan. Pada yang terlanjur berbuat keburukan, ubahlah dengan tindakan kebaikan.
Biarlah menjadi urusan Tuhan, melenyapkan keburukan untuk tidak lagi diingat oleh orang lain. Dan menggantikannya dengan melihat kebaikan-kebaikan yang dilakukannya. Orang lain akhirnya akan memaafkannya. Jauh lebih penting melihat kebaikan seseorang daripada mengingat kesalahannya di masa lalu.
Manusia mempunyai aturan dan bisa menetapkan batas waktu. Berhati-hatilah, kebaikan dan keburukan itu nanti diminta pertanggungjawabannya oleh-Nya.
Dengan kebaikan, seseorang mampu menguatkan nama baiknya. Bangunlah jiwa berkualitas. Pastikan kualitas yang dilakukan, mampu merebut perhatian dan rasa hormatnya orang. Itulah yang disebut reputasi yang akhirnya membangun kredibilitas.
Tuhan itu Maha Penyayang. Tidak ada yang tidak mungkin untuk-Nya. Nama jelek yang dilekatkan oleh orang lain, tidak akan selamanya demikian. Asal, orang itu menyadari keburukan yang dilakukannya perlu diubah dengan kebaikan.
Tuhan mampu merendahkan atau meninggikan seseorang yang dikehendaki-Nya. Tidak satupun manusia mampu mengubah keputusan yang akan dilakukan-Nya. Untuk itu, sadarilah bahwa kebaikan mampu meninggikan kedudukan manusia di dunia dan di akhirat.
Kebaikan mampu mendamaikan hati. Jangan terjebak dalam ketidakjujuran, yang pada akhirnya merusak indahnya jiwa. Sehingga citra nama baik Anda menjadi tercoreng.
Kebaikan tidak mengenal kadaluarsa atau batas waktu. Sekecil apapun kebaikan yang dilakukan, mampu meruntuhkan kesalahan yang pernah diperbuatnya.
Usia kebaikan tidak akan pernah berhenti. Kebaikan membuat nama seseorang tetap dielu-elukan, walau ia telah menghadap Sang Pencipta.
Reputasi dan Kredibilitas
Kebaikan adalah rencana baik. Sedangkan nama baik adalah tindakan. Pada yang terlanjur berbuat keburukan, ubahlah dengan tindakan kebaikan.
Biarlah menjadi urusan Tuhan, melenyapkan keburukan untuk tidak lagi diingat oleh orang lain. Dan menggantikannya dengan melihat kebaikan-kebaikan yang dilakukannya. Orang lain akhirnya akan memaafkannya. Jauh lebih penting melihat kebaikan seseorang daripada mengingat kesalahannya di masa lalu.
Manusia mempunyai aturan dan bisa menetapkan batas waktu. Berhati-hatilah, kebaikan dan keburukan itu nanti diminta pertanggungjawabannya oleh-Nya.
Dengan kebaikan, seseorang mampu menguatkan nama baiknya. Bangunlah jiwa berkualitas. Pastikan kualitas yang dilakukan, mampu merebut perhatian dan rasa hormatnya orang. Itulah yang disebut reputasi yang akhirnya membangun kredibilitas.
Tuhan itu Maha Penyayang. Tidak ada yang tidak mungkin untuk-Nya. Nama jelek yang dilekatkan oleh orang lain, tidak akan selamanya demikian. Asal, orang itu menyadari keburukan yang dilakukannya perlu diubah dengan kebaikan.
Tuhan mampu merendahkan atau meninggikan seseorang yang dikehendaki-Nya. Tidak satupun manusia mampu mengubah keputusan yang akan dilakukan-Nya. Untuk itu, sadarilah bahwa kebaikan mampu meninggikan kedudukan manusia di dunia dan di akhirat.
Kebaikan mampu mendamaikan hati. Jangan terjebak dalam ketidakjujuran, yang pada akhirnya merusak indahnya jiwa. Sehingga citra nama baik Anda menjadi tercoreng.