Keharaman babi sering menjadi perdebatan dan menggugah banyak pihak untuk menjawab kenapa babi diharamkan. Argumen awal yang populer adalah ditemukannya banyak kandungan cacing pita pada daging babi. Argumen ini tentu saja pada kemajuan teknologi sangat mudah untuk dipatahkan karena dengan teknik pengolahan dan pensterilan yang baik, cacing pita akan mudah dihilangkan dengan mudah. Argumen lain adalah kandungan kolesterol yang tinggi pada babi. Argumen ini tentu juga akan mudah dipatahkan karena pertanyaan kenapa otak sapi atau udang tidak diharamkan?
Penemuan baru yang sangat mencengangkan dari daging babi ini adalah struktur DNA babi adalah sama dengan DNA manusia (untuk membuktikannya anda bisa langsung menuju mesin search google dan mengetikkan keyword semacam “DNA pig human identical similar”). Dalam sebuah penelitian, bertemunya 2 DNA yang strukturnya sama akan mudah untuk penyatuan sifat-sifat gen kedua DNA tersebut. Dengan kata lain, jika manusia memakan daging babi maka manusia tersebut berpotensi untuk menyatukan DNA-nya dengan DNA babi yang berpotensi akan menyatukan sifat-sifat babi dalam dirinya.
Suatu ketika seorang pengkotbah berkata bahwa DNA babi mirip 99% dari DNA manusia, seperti juga kemiripan DNA monyet. Penasaran, searching di Google, dan ternyata memang banyak sumber membenarkan kemiripan itu. Nah, kalau daging babi rasanya enak, apakah daging manusia juga enak? Ataukah kesan “enak” daging babi di lidah manusia disebabkan oleh kemiripan DNA itu?
Menurut manusia, daging babi enak; menurut babi, sampah atau dedak mungkin lebih enak. Untungnya kemiripan DNA tidak selalu diikuti kemiripan indera pengecap. Kalau “lidah babi” sama dengan manusia, mungkin babi akan kanibal, saling memangsa. Tapi saya belum pernah dengar babi makan babi. Kalau manusia makan manusia, pernah: Sumanto, yang menyebabkan Tukul Arawana terpaksa merubah “Empat Mata” menjadi “Bukan Empat Mata” hanya gara-gara mewawancarai Sumanto, pemakan bangkai manusia.
Masih ada sapi dan kambing yang doyan rumput. Ada lagi belatung yang doyan kotoran manusia yang sepertinya lezat bagi lidah belatung. Saya tahu itu, karena waktu saya kecil, tahun 70-an, saat itu masih pakai WC tradisional di belakang rumah, ternyata kotoran manusia dipenuhi belatung,…
Ayam juga suka kotoran manusia, apakah DNA ayam mirip DNA belatung? Apakah belatung sama lezatnya dengan daging ayam? Siapa pernah coba?
Mengapa bagi sebagian manusia, daging babi itu enak, sementara itu menurut lembu, rumput lebih enak, dan menurut kucing, tikus juga enak? Entahlah, bagaimana Sang Pencipta mendisain lidah masing-masing makhluk plus kesan yang ditangkap indera pengecap setiap spesies, mungkin masih merupakan tanda tanya besar.
Alkitab tidak mencatat bahwa ayam suka kotoran manusia, tetapi alkitab menyebutkan binatang yang bisa dirasuki roh jahat adalah: BABI.
8 Karena sebelumnya Yesus mengatakan kepadanya: "Hai engkau roh jahat! Keluar dari orang ini!" 9 Kemudian Ia bertanya kepada orang itu: "Siapa namamu?" Jawabnya: "Namaku Legion, karena kami banyak." 10 Ia memohon dengan sangat supaya Yesus jangan mengusir roh-roh itu keluar dari daerah itu. 11 Adalah di sana di lereng bukit sejumlah besar babi sedang mencari makan, 12 lalu roh-roh itu meminta kepada-Nya, katanya: "Suruhlah kami pindah ke dalam babi babi itu, biarkanlah kami memasukinya!" 13 Yesus mengabulkan permintaan mereka. Lalu keluarlah roh-roh jahat itu dan memasuki babi-babi itu. Kawanan babi yang kira-kira dua ribu jumlahnya itu terjun dari tepi jurang ke dalam danau dan mati lemas di dalamnya (Markus 5:8-13).
Apakah lantaran DNA babi mirip manusia sehingga legion memilih babi? Kenapa ngak milih pohon yang rimbun saja? Lagi-lagi wallahualam bissawab.
Karena hampir adanya kesamaan antara DNA manusia dan Babi maka pada tahun 2015 .Cangkok Paru-paru pada Babi ke Manusia Bisa Dilakukan.
Melbourne, Transplantasi paru-paru babi ke tubuh manusia yang dilakukan kalangan medis Australia membawa harapan baru untuk pasien penderita kelainan paru-paru. Cangkok babi ke tubuh manusia diperkirakan bisa dilakukan mulai 2015.
Cangkok organ babi ini merupakan terobosan besar karena selama ini organ-organ babi banyak yang tidak sesuai dengan darah manusia karena darah akan cepat menggumpal sehingga tidak bisa melewati paru-paru.
Namun ilmuwan dari Melbourne's St Vincent's Hospital telah berhasil menghapus bagian dari DNA babi yang dinamakan Gal gene dan ditambahkan ke DNA manusia untuk mengontrol masalah pembekuan darah dan penolakan di tubuh manusia.
Ilmuwan berhasil menjaga fungsi paru-paru babi dengan darah manusia. Temuan ini membuka jalan baru untuk terobosan transplantasi hewan ke manusia,-- yang dinamakan xenotransplantation--, hanya dalam waktu kurang dari 5 tahun.
Teknologi xenotransplantation bekerja dengan cara mencangkokkan organ dan sel-sel hewan ke manusia untuk menggantikan donor organ manusia yang sakit.
Dr. Glenn Westall mengatakan penemuan yang dibuat dalam tiga bulan terakhir ini menandakan bahwa cangkok paru-paru babi adalah prospek yang nyata.
"Ini adalah kemajuan yang signifikan dibandingkan dengan percobaan yang dilakukan dalam 20 tahun terakhir," katanya seperti dilansir dari FoxNews, Rabu (3/2/2010).
Menurut data Cystic Fibrosis Foundation, saat ini ada sekitar 900 cangkok paru-paru yang dilakukan setiap tahun di Amerika. Para penderita juga kadang harus menunggu lama untuk mendapatkan cang
Habis Baca Dan Lihat jangan lupa Komentarnya... Thanks Jika Anda Suka Silahkan Share...
Penemuan baru yang sangat mencengangkan dari daging babi ini adalah struktur DNA babi adalah sama dengan DNA manusia (untuk membuktikannya anda bisa langsung menuju mesin search google dan mengetikkan keyword semacam “DNA pig human identical similar”). Dalam sebuah penelitian, bertemunya 2 DNA yang strukturnya sama akan mudah untuk penyatuan sifat-sifat gen kedua DNA tersebut. Dengan kata lain, jika manusia memakan daging babi maka manusia tersebut berpotensi untuk menyatukan DNA-nya dengan DNA babi yang berpotensi akan menyatukan sifat-sifat babi dalam dirinya.
Suatu ketika seorang pengkotbah berkata bahwa DNA babi mirip 99% dari DNA manusia, seperti juga kemiripan DNA monyet. Penasaran, searching di Google, dan ternyata memang banyak sumber membenarkan kemiripan itu. Nah, kalau daging babi rasanya enak, apakah daging manusia juga enak? Ataukah kesan “enak” daging babi di lidah manusia disebabkan oleh kemiripan DNA itu?
Menurut manusia, daging babi enak; menurut babi, sampah atau dedak mungkin lebih enak. Untungnya kemiripan DNA tidak selalu diikuti kemiripan indera pengecap. Kalau “lidah babi” sama dengan manusia, mungkin babi akan kanibal, saling memangsa. Tapi saya belum pernah dengar babi makan babi. Kalau manusia makan manusia, pernah: Sumanto, yang menyebabkan Tukul Arawana terpaksa merubah “Empat Mata” menjadi “Bukan Empat Mata” hanya gara-gara mewawancarai Sumanto, pemakan bangkai manusia.
Masih ada sapi dan kambing yang doyan rumput. Ada lagi belatung yang doyan kotoran manusia yang sepertinya lezat bagi lidah belatung. Saya tahu itu, karena waktu saya kecil, tahun 70-an, saat itu masih pakai WC tradisional di belakang rumah, ternyata kotoran manusia dipenuhi belatung,…
Ayam juga suka kotoran manusia, apakah DNA ayam mirip DNA belatung? Apakah belatung sama lezatnya dengan daging ayam? Siapa pernah coba?
Mengapa bagi sebagian manusia, daging babi itu enak, sementara itu menurut lembu, rumput lebih enak, dan menurut kucing, tikus juga enak? Entahlah, bagaimana Sang Pencipta mendisain lidah masing-masing makhluk plus kesan yang ditangkap indera pengecap setiap spesies, mungkin masih merupakan tanda tanya besar.
Alkitab tidak mencatat bahwa ayam suka kotoran manusia, tetapi alkitab menyebutkan binatang yang bisa dirasuki roh jahat adalah: BABI.
8 Karena sebelumnya Yesus mengatakan kepadanya: "Hai engkau roh jahat! Keluar dari orang ini!" 9 Kemudian Ia bertanya kepada orang itu: "Siapa namamu?" Jawabnya: "Namaku Legion, karena kami banyak." 10 Ia memohon dengan sangat supaya Yesus jangan mengusir roh-roh itu keluar dari daerah itu. 11 Adalah di sana di lereng bukit sejumlah besar babi sedang mencari makan, 12 lalu roh-roh itu meminta kepada-Nya, katanya: "Suruhlah kami pindah ke dalam babi babi itu, biarkanlah kami memasukinya!" 13 Yesus mengabulkan permintaan mereka. Lalu keluarlah roh-roh jahat itu dan memasuki babi-babi itu. Kawanan babi yang kira-kira dua ribu jumlahnya itu terjun dari tepi jurang ke dalam danau dan mati lemas di dalamnya (Markus 5:8-13).
Apakah lantaran DNA babi mirip manusia sehingga legion memilih babi? Kenapa ngak milih pohon yang rimbun saja? Lagi-lagi wallahualam bissawab.
Karena hampir adanya kesamaan antara DNA manusia dan Babi maka pada tahun 2015 .Cangkok Paru-paru pada Babi ke Manusia Bisa Dilakukan.
Melbourne, Transplantasi paru-paru babi ke tubuh manusia yang dilakukan kalangan medis Australia membawa harapan baru untuk pasien penderita kelainan paru-paru. Cangkok babi ke tubuh manusia diperkirakan bisa dilakukan mulai 2015.
Cangkok organ babi ini merupakan terobosan besar karena selama ini organ-organ babi banyak yang tidak sesuai dengan darah manusia karena darah akan cepat menggumpal sehingga tidak bisa melewati paru-paru.
Namun ilmuwan dari Melbourne's St Vincent's Hospital telah berhasil menghapus bagian dari DNA babi yang dinamakan Gal gene dan ditambahkan ke DNA manusia untuk mengontrol masalah pembekuan darah dan penolakan di tubuh manusia.
Ilmuwan berhasil menjaga fungsi paru-paru babi dengan darah manusia. Temuan ini membuka jalan baru untuk terobosan transplantasi hewan ke manusia,-- yang dinamakan xenotransplantation--, hanya dalam waktu kurang dari 5 tahun.
Teknologi xenotransplantation bekerja dengan cara mencangkokkan organ dan sel-sel hewan ke manusia untuk menggantikan donor organ manusia yang sakit.
Dr. Glenn Westall mengatakan penemuan yang dibuat dalam tiga bulan terakhir ini menandakan bahwa cangkok paru-paru babi adalah prospek yang nyata.
"Ini adalah kemajuan yang signifikan dibandingkan dengan percobaan yang dilakukan dalam 20 tahun terakhir," katanya seperti dilansir dari FoxNews, Rabu (3/2/2010).
Menurut data Cystic Fibrosis Foundation, saat ini ada sekitar 900 cangkok paru-paru yang dilakukan setiap tahun di Amerika. Para penderita juga kadang harus menunggu lama untuk mendapatkan cang


