Saya mengambil artikel ini atas permintaan AamBoyz yang kemarin meminta kepada saya agar mencari artikel tetang luar angkasa.

sumber: http://langitselatan.com/2009/06/11/penemuan-planet-extra-galaktik-pertama/
Habis Baca Dan Lihat jangan lupa Komentarnya... Thanks Jika Anda Suka Silahkan Share...

Perubahan yang membawa pada penemuan panet baru di Galaksi Andromeda. Kredit :TR
Tak ada batas akhir bagi akal para astronom. Mungkin inilah yang bisa kita katakan tentang penemuan baru ini.
Saat
ini seperti yang kita ketahui, ada lebih dari 300 exoplanet yang telah
ditemukan dengan laju penemuan yang semakin besar dari waktu ke waktu.
Dari semua yag telah ditemukan, baru satu planet yang terlihat secara
langsung, Lainnya ditemukan dari efek yang ditimbulkan planet pada
bintang induknya, yakni dengan melihat pada perubahan keerlangan sang
bintang saat planet melewatinya. Jika demikian, tentunya kita harus bisa
melihat bintang tersebut. Dengan kata lain, pengamatan hanya bisa
dilakukan pada area lokal yakni di Bima Sakti.
Setidaknya itulah yang dilakukan para astronom, sampai saat ini.
Tapi,
tidak demikian bagi Gabriele Ingroso dari National Institute of Nuclear
Physics, Italia, beserta rekan-rekannya. Bagi mereka, ada kok cara
untuk menemukan planet di galaksi lain. Caranya adalah dengan
memanfaatkan fenomena lensa mikro dimana gravitasi satu bintang
memfokuskan cahaya dari objek yang jauh ke Bumi.
Keuntungannya,
lensa mikro bekerja sangat baik untuk objek jauh, sehingga bisa
dikatakan sangat ideal untuk perburuan planet di galaksi lain. Secara
teori, sangat memungkinkan untuk melihat objek berukuran Bumi dengan
cara ini. Namun kekurangannya adalah, lensa mikro ini relatif cepat,
dimana kejadian berlangsung maksimal hanya beberapa hari. Ini tentunya
membuat pengamatan jadi lebih sulit untuk diuji.
Sulit
untuk bisa mengamati bintang tunggal bahkan planet, Namun sejauh ini,
para astronom berhasil mengenali sejumlah bintang di Andromeda melalui
cara ini. Selain itu perencanaan untuk mengamati lebih banyak bintang
pun tinggal hanya selangkah lagi.
Tapi, di tengah semua perencanaan itu, ada sebuah berita baru.
Cahaya
dari salah satu bintang di Andromeda menunjukan perubahan yang menjadi
petunjuk keberadaan objek lain yang mengorbit si bintang.
Dan hasil analisis Ingrossso dan
rekan-rekannya menunjukan kalau objek tersebut memiliki massa sekitar 6
massa Jupiter. Objek ini sedang menuju ke area klasifikasi sebagai
bintang katai coklat. Namun ia juga masih berada dalam area sebagai
sebuah planet.
Jika ia adalah planet, maka inilah planet extra-galaktik yang pertama.


