Semakin
bebasnya para pembuat film mengungkapkan ide, disertai semakin
halusnya efek-efek visual yang diperoleh, membuat tampilan sinema
semakin mendekati kenyataan terlebih latar dan jalan cerita yang dibuat
sederhana, menjadikan karyanya terkadang dinilai berlebihan oleh
sebagian orang terutama pemerhati film dan pemerintah otoritas
setempat. Seperti yang terjadi pada 5 film yang dicekal di dunia
berikut ini
Film
ini dicekal di Spanyol, Norwegia, dan Brazil, A Serbian adalah salah
satu film paling kontroversial sepanjang masa. Beberapa hal yang
menyebabkan dicekalnya film ini adalah, adegan pemerkosaan anak-anak,
inses (hubungan satu darah) dan pembunuhan. Film ini mendapatkan
kritikan bahkan kutukan keras terhadap beberapa adegan ekstrim
pemerkosaan diserta kekerasan. Film ini menceritakan kisah seputar
bintang porno yang beranjak tua, yang menyetujui untuk berpartisipasi
dalam sebuah film dengan maksud memperoleh pekerjaan halal dan lebih
baik dari sebelumnya, namun akhirnya ia mengetahui berada dalam pusaran
pembuatan film mengenai paedofilia, dan ia tidak bisa keluar dari pusaran tersebut.
Habis Baca Dan Lihat jangan lupa Komentarnya... Thanks Jika Anda Suka Silahkan Share...
1. Grotesque
Grotesque
merupakan film horror yang diluncurkan pada tahun 2009 di Jepang. Film
ini mencceritakan sepasang kekasih muda-mudi yang diculik di jalanan
dalam kencan pertama mereka. Dalam penyekapan mereka mengalami banyak
siksan yang sadis oleh si penculik yang memiiliki gangguan jiwa. Namun
dikarenakan visualisasi yang terlalu sadis, dan sangat mengganggu,
terutama dalam sebuah adegan amputasi, film Grotesque ini telah dicekal
dibanyak negara, termasuk di Inggris. Film ini mendapatkan kritikan
keras karena minimnya narasi dan pembangunan karakter tokoh, penggunaan
latar ruangan, dan gergaji. Alhasil film ini mendapakan review buruk
dari para kritikus film.

2. Mikey
Film
ini dirilis pada tahun 1992, dicekal diberbagai negara bahkan hingga
saat ini di Inggris. Film Mikey banyak memiliki adegan grafis mengenai
sebuah penyiksaan dan pembunuhan, sebagaimana pembunuhan yang dilakukan
oleh James Bulger pada tahun 1993. Saat itu dua orang yang masih
kanak-kanak disiksa dan dibunuh secara kejam. Film ini sesuai narasinya
menceritakan kehidupan tentang Mikey holt ; seorang sosiopatis berusia
sembilan tahun yang membunuh orangtua angkat berserta teman-temannya.
Banyak orang peduli kepadanya lalu mati dalam sebuah “kecelakaan”,
sehingga membuat Mikey berpindah dari satu keluarga angkat ke keluarga
lainnya. Dalam alur cerita tersebut Mikey tidak dicurigai sebagai
seorang pelaku kejahatan, ia membunuh semua orang yang ia duga
mengetahui keinginannya untuk membunuh dan menyakiti orang lain.

3. The Human Centipede 2
Alur
cerita utama film ini melibatkan seorang ilmuwan Belanda yang gila, ia
menculik tiga orang turis Amerika, membedah lalu menjahit mereka
bersama-sama dari mulut ke anus. Film ini dikritik habis-habisan karena
telah memperlihatkan tanpa maksud apapun sebuah aksi kebrutalan
diperlihatkan, dan korban dalam cerita ini hanyalah objek siksaan belaka
untuk disakiti, dilecehkan, dipotong-potong untuk kesenangan karakter
utama yaitu ilmuwan sakit jiwa, juga nantinya merupakan kesenangan para
penonton.

Sekuel
film ini akan diluncurkan pada Oktober 2011, namun telah ditolak untuk
didistribusikan di Inggris. Sang sutradara Tom Six menyatakan,”Sekuel
berikutnya lebih banyak memperlihatkan darah dan wajah-wajah lebih dari
aslinya”. Film baru ini juga melibatkan 12 orang dan memperlihatkan
adegan-adegan pemerkosaan dan masturbasi.
4. Scum
Scum
adalah cerita tentang kehidupan pemuda berandalan di Borstal,
Inggris, yang cukup berat dan mengejutkan di tahun 1970an. Film ini
seutuhnya dicekal dari siara pertelevisian karea mengandung unsur
rasisme, pemerkosaan massal, bunuh diri dan kekerasan. Namun film ini
diproduksi ulang pada tahun 1979, dibintangi aktor muda Ray Winstone
yang merupakan debut pertamanya, berperan sebagai Carlin. Film
reproduksi ini juga dicekal, walaupun pengadilan negara hanya
memperbolehkan pendistribusian film Scum di Inggris. Film versi terbaru
ini mendapatkan review dari para kritikus dan mendapat pujian atas
ketepatannya dalam menangkap dan menggambarkan realitas kebrutalan
rezim Borstal.
5. A Serbian Film 



